Di tulisan aku yang sebelumnya, aku udah bahas tentang Tatawang Resto, dan masih ada utang dua tempat lagi. Karena mood yang naik turun beberapa hari ini lanjutan reviewnya jadi tertunda cukup lama >____<
2. Grand Brilliant Palace
Aku dan cami tertarik survey ditempat ini karena sebelumnya udah pernah datang ke acara resepsi mantan supervisorku. Dari depan, restoran ini terlihat berkelas dan menjanjikan. Sayangnys ga ada tempat khusus untuk parkir, jadi tamu yang datang harus parkir didepan resto yang jaraknya tidak terlalu jauh dari jalan raya dan sepanjang jalan.
Acara resepsi dilaksanakan di lantai 1 sementara lantai dasar tetap dijadikan restoran. Aku suka sama dekorasi di GBP ini. Dekorasinya cantik. Aku ada foto-foto pelaminannya. Nanti aku masukin di paling bawah :D. Tapi sayang aku lupa foto tangganya dan dekorasi ditempat penerima angpau yang menurut aku oke banget. Nilai plus buat GBP soal dekor.
Waktu aku survei kemarin, dekorasi pelaminan dan standing flowernya kayaknya udah beda sama waktu ak datang pertama kali ke sana. Aku suka banget sama dekorasi pelaminannya yang sekarang. Cuma untuk gazebo wedding bell dan penerima angpaunya, perpaduan warna kain yang digunakan agak pucat, kuning gading dan ungu tua. Aku lebih suka yang sebelumnya, merah ungu kalau ga salah.
Untuk harga tanpa bridal 32.800.000 (400pax) + bonus 2 pondokan. Yang belum termasuk, sparkling wine untuk wedding toast, confeti, puding, dan buah hanya untuk 200 orang saja. Untuk harga pondokannya lumayan murah tetapi macamnya tidak begitu banyak. Kalau harga paket all in, tergantung bridalnya.GBP ada 3 rekanan bridal dan harganya beda-beda.
Oh ya untuk dekorasi setiap setengah tahun selalu diganti. Jadi deg-degan juga kalau misal jadi disini, dekorasi secara keseluruhannya pas waktu aku married bakal dapat yang kayak gimana, ya? Mudah-mudahan lebih bagus tiap diganti, aminnn...
Untuk makanan, overall enak. Pondokan yang paling berkesan waktu pernikahan mantan supervisorku, mie tomyam. Eh, bener ga ya itu mie tom yam. Aku rada lupa rasa kuahnya kayak tomyam atau ngga waktu itu, yang pasti enak dan porsinya lumayan gede. Penyajiannya juga ga setengah-setengah walaupun itu cuma makanan pondokan. Di brosur pondokan mie nya cuma ada satu, mie tom yam doang. Jadi kayaknya ga salah kecuali mantan supervisorku itu bawa dari luar hahaha...
Yang ga enak pondokannya waktu itu nasi hainam. Yang lainnya overall enak.